Monday, March 11, 2013

Salatiga: Kota Selamat Datang - Sampai Jumpa Kembali


Pemandangan Kota Salatiga - rovien.com


Ternyata sudah lebih dari 1 bulan saya tidak menulis apapun. Honestly, dalam kepala saya banyak sekali yang ingin dituliskan, namun akhir-akhir ini saya memilih menyalurkan hobi membaca dibandingkan semangat untuk menulis. Dan kali ini saya akan menuliskan dengan ringan petualangan saya di kota Salatiga. 

Profesi sebagai recruiter memberikan kesempatan bagi saya untuk melakukan perjalanan dinas di Kota Salatiga untuk mengikuti Job Fair di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga selama 3 hari. Mengikuti Job Fair ataupun mengadakan Rekrutmen di beberapa Perguruan Tinggi di luar Jawa Timur merupakan inisiatif baru Departemen tempat saya berkarya, untuk mendapatkan talenta-talenta agar bisa bergabung dan berkarya.

Salatiga terletak +/- 1 jam dari Kota Semarang, yang dikeliling Pegunungan, dengan Iklim yang sejuk. Seperti judul diatas, karena Salatiga adalah kota kecil, beberapa teman menganalogikan Kota selamat datang dan tidak lama kemudian kita akan mengatakan ‘sampai jumpa’ he he he.... Ada lagi rekan saya yang lain menganalogikan sedikit kejam, bahkan orang berteriak kencang di Salatiga, maka semua penghuni Salatiga dapat mendengarnya. Anyway, tidak sedemikian kecilnya kok...

Grand Wahid Hotel Salatiga - rovien.com

Di Salatiga, saya tinggal di Grand Wahid Hotel. Entah mujur alias nasib baik, saya mendapat kamar Deluxe dengan harga Standard he he he. Saya sengaja tidak mengambil paket ‘Include Breakfast’ karena ingin memuaskan diri untuk Kuliner. Letak Hotel Grand Wahid sendiri sangat strategis, persis ditengah kota, dimana banyak Kuliner yang dapat dijumpai hanya dengan jalan kaki. Selain itu, Hotel menyediakan fasilitas Drop & Pick Up service, Free of Charge! Tentunya saya selalu menyiapkan uang tips, karena apabila dibandingkan kita naik taksi, maka akan dikenakan biaya minimal. Hal lain yang saya sukai di Grand Wahid Hotel, Welcome Drink! The taste is  totally different than the other. Rasanya segar dan hangat di badan. Ciyuss!
Di Salatiga, saya sempat menikmati 3 tempat Kuliner yang bisa direkomendasikan apabila singgah dikota ini. 

Warung Joglo Bu Rini
Terletak di Jalan..... Kalau misalnya tinggal di Grand Wahid Hotel, tinggal pesan Shuttle Car, pihak hotel akan mengantarkan. Kalau sudah selesai menikmati kuliner di Rumah makan tersebut, mereka akan menjemputnya. Sayangnya waktu saya datang disana sedang turun hujan. Kalau tidak, saya pasti bisa menikmati makan malam di taman. 

Warung Joglo Bu Rini - rovien.com
 
Makanan yang ditawarkan sangat beragam, mulai Chinese Food, berbagai olahan Iga, dan ada jajanan seperti Tempe Mendoan, Tahu Gejrot dll. Minumannya pun beraneka ragam, mulai jus, kopi, dan yang khas Teh Poci dengan gula jawa. Hmm...
Dengan harga jauh lebih murah dibandingkan standar resto di Surabaya, rasanya mantap dengan penyajiannya yang menawan. 

Sate Sapi Suruh dan Bakso
Lokasinya di sebuah Pasar Raya di Kawasan Jl. Jend. Sudirman, +/- 100 meter dari Hotel Grand Wahid. Apa istimewanya Sate Sapi Suruh? Sate Sapi Suruh terbuat dari Daging Sapi, dibumbu rempah-rempah. Dagingnya empuk, dengan bumbu kacang yang lembut. Bagaimana dengan Baksonya? Saya bisa bilang, okelah, not bad, tapi tidak terlalu istimewa.
Menu ini sebenarnya wajib dicoba kalo mampir di Kota Salatiga, tapi bagi Traveller yang tidak terbiasa dengan Kuliner Kaki Lima, I would not really recommend. Kenapa? Lokasinya di Pasar dan tatanan tempat makannya kurang bersih. Tapi kalo standar saya, hmm, tidak parah kok, at least mata saya selalu bener-bener fokus sama makanannya, he he he.

Sate Suruh Pasar Raya Salatiga - rovien.com

Hidangan di Sate Suruh Pasar Raya Salatiga - rovien.com


Wedang Ronde Jago
Lokasinya dibelakang Sate Suruh. Ada gang disamping sate suruh, masuk di gang-gang dan sedikit blusukan ala Jokowi. Untuk menemukan lokasi warung Ronde Jago, tidak sulit, karena begitu masuk di Gang Senggol samping kanan Sate Suruh, papan-papan petunjuk sudah disiapkan disana. 

Menuju Ronde Sekoteng & Wedang Kacang 'Jago' - rovien.com

Meskipun lokasinya ada di Gang senggol, namun begitu masuk kedalam warung Ronde Jago, nuansa warung kuno tapi cukup bersih. Di Warung tersebut tidak hanya menyediakan Ronde Sekoteng dana Ronde Kacang, namun juga menyediakan Batagor dan Mie Bandung. Selain itu, tersedia banyak camilan kuno, macam kacang kedelai goreng, tape ketan, tahu dll. 

Bagaimana dengan rasa Rondenya? Jahenya terasa kuat, dengan isi yang lengkap! Saya baru tahu ada Ronde diberi potongan kulit jeruk kering. Enak!

Suasana didalam Ronde 'Jago' - rovien.com
 
Puas berkuliner ria, saya menyempatkan beberapa batik Selotigo. Karena waktu dan tenaga yang terbatas, saya tidak sempat mengunjungi pusat batik di Selotigo. Untung di Hotel menyediakan beberapa pilihan kain batik yang bisa kami bawa pulang sebagai oleh-oleh. Untuk oleh-oleh makanan, saya memilih mampir saja di Semarang dan membeli Sponge Cake Keju Pelangi. 

Batik Selotigo yang tersedia di Hotel Grand Wahid - rovien.com
 
Semoga tulisan ini bisa menjadi bahan referensi jalan-jalan di Salatiga.

No comments:

Post a Comment