Thursday, November 15, 2012

PROUD OF MY JOB: TETAP GAUL DENGAN GEN Y



Yang namanya nyari kandidat, bagi kami, para recruiter, segala cara akan dilakukan. Segala permintaan pun hukumnya harus dipenuhi. W-A-J-I-B!

Salah satu segmen yang paling banyak kami penuhi adalah posisi fresh graduate


Menyenangkan sekali memiliki kesempatan untuk tetap berinteraksi dengan para fresh graduate. Mereka punya segudang pertanyaan yang dia tidak ketahui sehubungan dengan perubahan dari anak kampus menjadi calon pegawai. Interaksi itu juga yang membuat saya tetap update dunia anak muda dari generasi Y. Serasa gap beda generasi bisa diminalisir lah. Saya terbiasa mencoba memahami anak sekarang yang selalu meminta pertimbangan orang tuanya. Anak sekarang yang sangat idealis. Anak sekarang yang maunya serba instan. 



Saya memahami, kenapa anak sekarang membayangkan hidup begitu mudah. Beda dengan jaman saya yang merasakan era reformasi, ketika rupiah anjlok, ketika pergeseran kekuasaan di elite politik berimbas pada kondisi negara yang tidak menentu, banyaknya merger Bank yang membuat banyaknya pengangguran. Mereka hidup dimasa yang lebih stabil, dan hal tersebut berdampak pada ‘tabungan’ pengalaman mereka terhadap suatu kondisi yang berat sangat minim. Mereka membayangkan karir, posisi dan gaji adalah sesuatu yang mudah didapat. Dengan mudah mereka membayangkan bahwa peningkatan karir akan berbanding lurus dengan masa kerja yang relatif singkat dan cepat, dan bukan sesuatu yang harus diperjuangkan. 

Terlepas dari segala perbedaan cara pandang dan pemikiran para gen Y, saya ‘enjoy’ dengan cara pandang para Gen Y yang simple, instan dan tidak rumit. Saya berusaha mengikuti trend-trend yang menjadi preferensi mereka. Termasuk lagu-lagu, sosial media dan Blog-blog mereka. 

Yang terpenting, untuk bisa memenangkan hatinya dan mendapatkan mereka, saya harus memahami mereka. Selanjutnya, relationship will follow.

No comments:

Post a Comment