Tuesday, May 29, 2012

TRAVEL TO MAKASAR (PART 1)




Beberapa waktu yang lalu seseorang bertanya pada saya, “What do you like most from your present job?”

Jawaban paling jujur yang terlintas dalam pikiran sayalah adalah jawaban yang terlintas dalam isi kepala. “I am grateful to have very kind superior and indirect superior. Both of them are smart, wise and kind.”

And she asked me again, “What’s else?”
I told, “ I have opportunity to travel to the new places in Indonesia.”

Yes, in my previous job, I have opportunity ti visit another Country. And present company give me opportunity to explore more about Indonesia. Hari ini saya beruntung sekali mendapat kesempatan untuk jalan-jalan di Makasar, sebelum besok saya lanjut menunaikan kewajiban sebagai Corporate Recruiter. 



BANDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDIN MAKASAR
Sebelum saya menginjakkan kaki di tanah Makasar, jujur, saya sempat bertanya-tanya seperti apa ya Pulau Sulawesi. Ketika pesawat yang saya tumpangi hampir mendarat, saya sempat berpikir, bandaranya kok ditengah sawah yaaa....sepiii sekali yaaa?

Begitu kaki saya masuk menginjak kedalam Bandara tersebut, saya hanya melongo....’ini Mall atau Bandara”. Seriously, this airport is better than Juanda Surabaya, and even better than Soekarno Hatta Jakarta. Kok bisa ya? Saya tiba-tiba jadi ngerasa ndeso di Makasar ha ha ha.



HOTEL ASWIN
Lokasinya di tengah kota Makasar, tepatnya di jalan Gunung Latimojong No 144 Makasar. Again, this kind of Budgeted Hotel which meet with budget from my Company :D. Saya dapat harga IDR 350.000/nett semalam. Hotelnya masih terbilang baru dan bersih. Kalau mau cari makan, disekitar sana banyaaaaaaak. Ada seafood, ada Warung Bu Agus asli jawa timur (hmm, saya g kesana sih..penasaran ama kuliner lainnya).




LOSARI BEACH
Lucky I got taxi who drived by very kind Driver,his name is Indragiri. He is so kind accompany and explain the famous places in Makasar. He took me to Losari Beach. Beruntung saya sampai dipantai tepat waktu pas Matahari mau tenggelam. Jadi kena momen “Golden Period”.
Saya sempet-sempetin beli PISANG PEPE, semacam Pisang di Bakar diberi Gula Jawa (maaf saya gak tahu apa bahasa Makasarnya Gula Jawa), trus ditaburi topping yang lain, misalnya Keju, Coklat, Durian. 1 porsi isi 3, kena harga Rp 8.000. Jangan salah, pisangnya ndut lhooo.
Saya sih beli 2 macam, bungkus..yess, berbagi sama Pak Indragiri :D



BENTENG ROTTERDAM
Benteng tua yang terawat dengan baik, peninggalan jaman Belanda. Saya jadi paham, kenapa ya negara lain begitu tergila-gila dengan Indonesia. Jujur, Sulawesi adalah pulau lain yang saya kunjungi. Dan ternyata menyimpan potensi yang luar biasa, selama pemerintah mampu untuk mengembangkannya. 

Sayangnya Benteng mau tutup, sehingga saya tidak sempat masuk kedalam, dan diberikan penjelasan mengenai sejarah benteng tersebut.



KONRO KAREBOSI
Kalau tidak salah, karebosi adalah sebuah nama jalan. Disana ada mall Karebosi dimana Mall-nya ada dibawah tanah. Wuiiih, mirip di Orchad Road dong (eh, nggak ding). Saya sih memutuskan untuk tidak mampir dulu kesana, karena waktu dan tenaga yang terbatas. Taksi yang saya naiki langsung meluncur ke Rumah Makan Konro Karebosi. Trust me, you must try culinary sensation here. 

Bener khan, tempatnya bagus dan bersih. Konro adalah sebuah masakan khas Makasar yang terbuat dari daging Iga Sapi. Sahabat-sahabat saya via BBM menyarankan untuk mencoba Konro Bakar....

Rasanya, memang enaaaak! Ada kuahnya, dibakar, dan dilumuri bumbu Kacang. Soal Daging Iganya, empukkk banget, gak pake perjuangan buat menikmatinya.
Lagi-lagi saya beruntung, ditanah yang jauuh dari tanah asal saya, saya bertemu dengan teman lama. Daan, ditraktir deeeh. (Special Mas Faysal, thanks for the dinner :D)

BELANJA BAJU TRADISIONAL MAKASAR
Taksi yang sama membawa saya kembali ke Aswin Hotel, seperti biasa, diwilayah baru, mata saya pasti tolah-toleh ke kanan dan ke kiri. Snap, mata saya melihat toko-toko baju tradisional Makasar didaeah Latanete. Ingin sekali saya mampir untuk sekedar mengambil gambar buat oleh-oleh di Blog saya. 

Hmmm, bajunya bagus-bagus banget. Mata saya dimanjakan kain-kain indah khas Makasar. Well, akhirnya saya menyerah membeli 1 baju yang buat saya bagus sekali. Kali ini saya minta maaf buat hubby dan Kinan, alasannya klise...disini sema baju yang dijual khusus buat wanita dewasa..ha ha ha...



Tulisan saya sampai disini. Besok lanjut lagi kuliner Mie Titi, lewat depan Trans Studio Makasar, Taman Kupu-kupu Bantimurung, dan beli oleh-oleh camilan khas Makasar.(Bersambung)



No comments:

Post a Comment