Sunday, May 6, 2012

JALAN-JALAN @BANDUNG




Dari sekian banyak kota yang disinggahi untuk melakukan profesi sebagai recruiter, akhirnya punya kesempatan juga untuk singgah ke Bandung. Hmm, sudah sekitar 13 tahun saya tidak menginjakkan kaki di kota ini. Konon, dulu saya hobi banget singgah di kota ini. Bisa dibilang hampir setiap tahun.

Setelah lulus kuliah dan tenggelam dalam urusan pekerjaan, saya tidak lagi menyempatkan diri untuk berlibur. Kalaupun saya akhirnya singgah ke suatu kota atau suatu negara, tentunya karena alasan dinas luar kota. 

Seperti itulah perjalanan saya kali ini ke kota kembang Bandung (eh, julukannya tetap gak ya. Yang ada sih Bandung, kota bermartabat bukan ya?).
Seperti apa sih perjalanan saya? Let’s start the story...


Saya menginap di Caryota Hotel di daerah Sukajadi Bandung. Saya sudah hampir tidak memperdulikan lagi hotel tersebut bintang berapa, yang jelas sih hotel ini berjenis Budgeted Hotel alias sesuai dengan budget yang ditetapkan oleh Perusahaan tempat saya bekerja.
This is a nice hotel, with very kind services from their staf. Really!

Berapa sih budget yang harus disediakan untuk bermalam di hotel ini? Well, untuk kamar standar dengan tipe twin share, saya harus membayar Rp 330 ribu. Cheap enough, right? Kalau dibanding dengan lokasinya yang cukup strategis, still worth it laaaah.

TV Kabel, nice room, warm shower are available. But do not expect to much for breakfast :D.... You only offered by 2 kinds of breakfast every morning, either bread or Nasi Goreng. If you spend more than 2 days, you will get terrible he he he.

But most of all, Caryota Hotel still must be consider if you spend your day in Bandung.
Ok, move talking about other nice place in Bandung. Sekitar 300 meter dari Caryota Hotel, ada tempat nongkrong terkenal di Bandung called PARIS VAN JAVA. Dari Caryota, tinggal menyebrang, naik angkot cukup bayar Rp 2 ribu/orang. 

Ada apa aja sih disana?

Dalam bahasa awam orang non hospitality business, I cud say that PVJ menyediakan tempat nongkrong asyik. Kalau di Surabaya ya mirip Surabaya Town Square atau SUTOS. Ada banyak pilihan resto terkenal disana, dengan nuansa metropolis. Yang membedakan, di PVJ masih bisa menemukan beberapa pilihan tempat untuk belanja, tentunya untuk kantong middle-up class laaah, macam Body Shop, Guess, Tissot, Mango dll. *Uhuk, gak murah khan*



Tempat lain yang sempat saya singgahi, yang cukup melegenda adalah Cihampelas. Dulu saya membayangkan tempat ini adalah surganya belanja. Namun seiring perubahan masa, dan ketatnya persaingan, I would say, for some items, Sogo Departemen Store quite compite then in terms of prices and qualities. Sedikit membandingkan, di Cihampelas, saya menemukan kemeja kotak-kotak tanpa brand terkenal dan quality sedang Rp 105 ribu, malam harinya saya iseng jalan-jalan di Sogo, saya bisa menemukan kemeja kotak-kotak dengan Brand terkenal, discount, model dan quality control yang jauh lebih bagus, with 50% discount, harga akhir Rp 120 ribu. Well, selisih Rp 15 ribu dengan lokasi, brand dsb yang lebih bagus, di Sogo lebih menggiurkan bagi konsumen.



Hmm, meski sebenarnya saya membeli yang ada di Cihampelas, this facts should make the garment or retail business man think about this situation. 

Sekedar share saja ketika saya menawar oleh-oleh kaos buat Kinan, saya mencoba men-challenge penjualnya “Bu, kok gak ada beda sih sama harga di Surabaya” dan si Seller bilang “Ya, ini mah lokasi wisata, wajar atuh harganya segini”. 

Hmm, segeralah berbenah, karena jika tidak, soon or later, customer will leave you... :D

(Meski harga tidak beda jauh dengan di Surabaya, saya tetap harus membeli oleh-oleh buat anak tersayang dirumah he he he.)



Ok, ok...let’s move to toko oleh-oleh khas Bandung. Apalagi kalo bukan oleh-oleh makanan. Ada 2 pusat oleh-oleh yang bersaing di kota Bandung, yaitu Kartikasari dan Primarasa. Saya sih belum pernah ke Kartikasari, tapi saya sempetin mampir di Primarasa. Really, I never found the similar oleh-oleh shop in Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Jogja etc. What is differences? 



Hmm, konsep tokohnya yang megah. Variasi makanan yang dijual. Dan tetntunya jenis makanan yang dijual serta lay-out pengaturan toko itu sendiri. Lebay yah saya.... Sayangnya saya tidak bisa mengambil foto secara langsung karena peraturan di Prima Rasa tidak memperbolehkannya T_T



Yang jelas, cukup dengan datang ke 1 toko, saya bisa temukan bermacam-macam pilihan oleh-oleh khas Bandung dengan berbagai selera. Hebat khan? I would recommend to purchase Brownies (aduh rasa coklat dan milknya harmonis bangedd!), Sous Keju (rasa asin gurihnya pas buat duet ama Kopi hangat), oya, ada dendeng yang bisa di pilih buat oleh-oleh.



Ini sedikit cerita tentang kota kembang Bandung. Tunggu tulisan saya tentang pengalaman jalan-jalan saya dikota lain. 

P.S. Saya share foto-foto Kuliner juga, sekalipun Junk Food, at least I cud not found it @Surabaya  





No comments:

Post a Comment