Monday, April 25, 2011

KINANTI-KU SUDAH MASUK TAMAN BERMAIN



Maret 23, 2011 @9PM

Kamu sedang tidur, anakku.

Sudah sebulan ini Kinan masuk sekolah Play Group. Awalnya, sebagai ibu yang tidak punya banyak kesempatan menemani perkembangan anaknya, saya khawatir dengan pola asuh mandiri yang diterapkan untuk Kinan.
Mencoba menghitung usianya, Kinan lahir akhir bulan November. Itu artinya ketika nanti masuk play group, usianya 3.5 tahun, TK A usianya 4.5, TK B usianya 5.5 dan masuk SD usianya 6.5....hmm...

Sekarang usia Kinan  2 tahun 4 bulan. Dan kemampuan verbal, visual parsial, dan seninya sudah tidak terbendung......

(Ibu tidak bisa menemani perkembanganmu, ibu tidak mampu mengajarkan abjad lengkap padamu, dan banyak hal yang tidak bisa ibu lakukan layaknya ibu lainnya).

Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba mendaftarkan Taman Bermain untuk Kinan. Beberapa sekolah gedung menolak dengan alasan belum cukup umur. Sebenarnya target saya tidak muluk...ajari Kinantiku berdoa, bernyanyi, mewarnai, menyusun balok, dan permainan-permainan. Itu saja! Biarkan Kinan mengantuk ketika di kelas, toh dia masih kecil....

Untung ada 1 taman bermain yang sudah tidak lagi favorit mau menerima Kinan bermain di halamannya. Sungguh saya berterima kasih karena Kinanku bisa mengenal bangku sekolah. 

(Maaf, Ibumu tidak bisa menemani hari pertamamu bersekolah seperti lainnya. Dan ibumu sangat menyayangimu, dan berdoa di setiap langkah mungilmu).

Saya ingat, 1 bulan yang lalu menyiapkan tas, sepatu sekolah, tempat minum dan baju-bajumu.
Saya bahagia melihat mata bulatnya berbinar melihat tas sekolah pertamanya. Wah, Kinan memang masih sangat kecil.
Di minggu pertama, Kinan perlu beradaptasi dengan sekolah, cukup bermain di halamannya saja.
Minggu kedua, Kinan mulai mengenal teman-teman dan para guru pengajar
Minggu ketiga, Kinan mulai masuk sekolah mesti hanya ½ jam pertama
Mulailah meningkat hari berikutnya 1 jam, 1 jam ½ dan seterusnya.
Dan akhirnya resmi terdaftar sebagai Murid paling kecil di kelasnya. 

Sekarang, Kinan bersemangat sekolah. Bahkan minggu harus diantar ke sekolah, hanya sekedar memastikan sekolah sedang libur :D
Sekarang, Kinan juga sudah mulai pintar melakukan pekerjaan kecil-kecil. Mewarnai, menempelkan, balok-balok.

Oya, khabar terakhir Kinan sudah berani menyanyi di depan kelas, senam pagi paling depan.
Kinan juga sudah lepas Botol Susu (paling tidak selama sekolah).
Oya, Kinan sudah bisa update cerita disekolahnya mesti 1 kalimat: Ibu, di sekolah, mbak Fala nangis, minta ‘ndong...
Kadang: Ibu, gulunya Kinan, namanya Ibu Nopi, tlus ada mbak Wawa...

Semoga, Ibu punya kesempatan mengantarmu ke sekolah nanti, hingga Kinan bisa mengenalkan saya pada teman-temannya, “Ini, Ibuku..”
(As always, I am so proud of become your Mom. You are the best precisious gift from Allah)



No comments:

Post a Comment