Friday, September 17, 2010

HOW TO LEARN AND CHANGE

The only person who is educated is the one who has learned how to learn... and change
– Carl Rogers –


Sebelum saya memulai tulisan ini ada sepenggal harap, semoga tulisan ini menginspirasi pentingnya pendidikan.

Sekitar 8 tahun yang lalu, ada impian untuk melanjutkan kuliah lagi. Entah kembali mengambil S1 dengan beda jurusan dari S1 yang sudah saya tekuni ataukah S2, tapi apa bidangnya...saya masih gamang...

Mulailah petualangan untuk mencari apa sebenarnya yang di inginkan dan butuhkan.
Saat itu masih terbatas pemikiran yang sangat sederhana, pendidikan yang secara formal mengakui kompetensi di bidang Human Resources. Frankly speaking, selama 4 tahun (sekitar tahun 2003 an), saya banyak menerima perlakuan diskriminasi mengenai background pendidikan yang tidak sesuai dengan bidang HR

Bahasa Jepang kok jadi Human Resource, bondo opo tho...

Ternyata modal diskriminatif itu yang membuat saya membangun impian. Impian untuk melanjutkan pendidikan dan tidak pernah puas.....

Dalam perjalanan penentuannya..kembali dihadapkan pilihan.. ambil HUKUM, PSIKOLOGI atau BISNIS... HUKUM, PSIKOLOGI atau BISNIS...

Mulai metode berdialog dengan para Senior, suhu sampe cara irasional : Itung Kancing....akhirnya mantap...Ok...ambil S2... Psikologi...
Selidik dan selidik, ternyata belum tersedia Pasca Sarjana untuk S1 non Psikologi...pupus sudah harapan...
Berarti Cuma ambil MM ....kebayang mirip pernikahan Jaman Siti Nurbaya...pendidikan tanpa didasari rasa cinta...

Sekali lagi Tuhan Maha Baik dan Maha Penyayang.
Dibukalah Pasca Sarjana untul Non Psikologi di Fakultas Psikologi... Alhamdulilah
Pendek kata setelah 8 tahun, my dream come true
Sekarang status saya sudah resmi mahasiswa tingkat 1 S2- MPPO.
Tapi ada yang berubah, Gelar bukan lagi impian, kompetensi bukan lagi dambaan, pengakuan bukan lagi tujuan..**nah loh**

Punya kesempatan kuliah di jurusan yang diimpikan adalah semangat tersendiri. Ilmu yang didapat, itu yang lebih penting. Merubah cara pandang, pemahaman dan mampu mengkontribusikan yang didapat adalah tujuan akhir.

Kembali menarik sebuah pelajaran:
Tantangan berikutnya adalah bagaimana menciptakan perubahan dan pengembangan tanpa penolakan dan rasa sakit bagi seluruh bagian organisasi...
Semoga saya mampu mewujudkannya...

No comments:

Post a Comment