Friday, September 17, 2010

ALWAYS LOOK ON THE BRIGHT SIDE OF LIFE



.........................................

Some things in life are bad
They can really make you mad

Other things just make you swear and curse.

When you're chewing on life's gristle

Don't grumble, give a whistle

And this'll help things turn out for the best...

And...always look on the bright side of life...

Always look on the light side of life...

Selasa pagi, 31 Agustus 2010

...I promised to my self that never forget this shocked emotional day...
Seperti pagi-pagi sebelumnya, sahur, sholat subuh, check email, bermain bersama Kinan, dan dandan..

Taxi yang di pesan sudah datang, yup..waktunya meluncur ke sebuah hotel bintang 5 untuk janji meeting confidential bersama Bos yang baru datang dari negara tetangga.
Confidential adalah kode magic antar profesional HR setiap kali akan melakukan pertemuan rahasia.

Tidak ada firasat apapun..semuanya normal seperti pagi-pagi biasanya.
Tak lama muncullah wajah bos dengan amat ramah..tapi entah kenapa ya firasat saya kok tiba2 berubah aneh. Dia menepuk pundak (allow...dia tidak biasanya seperti ini). Intinya sampailah saya di ruangan meeting yang sudah di siapkan dengan sempurna..dan Oh God...kenapa setting ruangannya seperti biasa saya siapkan untuk kondisi...(tidak saya tidak mau berasumsi negatif)

Dan percakapan di mulai...

“Ini hari terakhir saya, dan kamu sebagai HR pasti sudah tahu apa yang terjadi pada organisasi ini. Posisi saya terkena impact dari perubahan organisasi ini....” itu kalimat lembut pertama yang bos katakan.
“Dan, saya juga berterima kasih atas usaha dan dedikasimu selama di Perusahaan ini....” nguing-nguing-nguing.....saya tak berhasil mendengarkan kata-kata lanjutannya. Rasanya dunia sesak, tak adil, dan entah tidak ada kalimat yang pas untuk menggambarkannya

Singkat cerita, hari itu ternyata juga hari terakhir saya di perusahaan dimana saya dedikasikan waktu, tenaga dan segalanya.

Perusahaan itu menjadi bagian masa lalu saya.

Apakah semudah itu saya menerimanya. Tentu sebagai manusia normal, ada perasaan ketidak adilan, mendadak saya ingin mempertanyakan semua theory tentang pengembangan manusia.
Anyway...dengan tertatih-tatih saya berusaha berdiri.

Hari ke 3 saya mulai normal menjadi diri saya. Yup..saya sudah bisa menerima perubahan ini. Tidak perlu dilawan. Yang bisa hanya di siasati.
Saya mulai optimis, mulai membuat banyak rencana. Saya tidak melawan apapun!
Ada satu hal yang membuat saya tetap optimis, melihat banyak sisi baik dari kejadian ini...

....bisa membayar waktu yang hilang dengan keluarga...
....bisa berteman dengan banyak orang....
....bisa berbagi kebahagiaan dengan orang tercinta...
....bisa mempelajari hal-hal baru yang selama ini terlewat...
....bisa mengejar ketinggalan pelajaran kuliah...
....intinya masih bisa melihat sinar lain meski sinar yang saya percaya telah redup, dan ternyata sinar lain itu lebih indah...

Banyak hal baru yang bisa dipahami, salah satunya, tidak menyesali kegagalan..karena hanya akan menimbulkan rasa kasihan...
Saat gagal, sikap yang muncul adalah optimis..karena akan menimbulkan DUKUNGAN

.....................
Don't grumble, give a whistle
And this'll help things turn out for the best
.....................

(Terima kasih untuk semua yang telah memberikan semangat)

No comments:

Post a Comment